|
||||||
.: PUBLICATIONS :. Articles |
Bagaimana menampilkan kekuatan pribadi, yang selalu berkaitan dengan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Inilah langkah-langkahnya:
Cara lain adalah memvisualisasikan di dalam pikiran Anda menyangkut kepribadian yang ingin Anda bentuk. Anda dapat mengindentifikasikan atribut serta kualitas kepribadian apa saja yang Anda butuhkan. Setelah itu Anda perlu mengevaluasi diri sendiri masa sekarang dan melengkapi diri dengan atribut dan kualitas kepribadian yang belum anda miliki. Ingatlah quit being whatever you are, quit seeing what you are, but see and be only what you are going to be! Dengan melihat keseluruhan diri sendiri kita dituntun untuk menjadi orang-orang yang melihat dunia orang lain dengan sudut pandang yang "berbeda", sehingga kita mampu tampil secara istimewa dan dipandang secara khusus pula oleh orang lain. Hal lain yang perlu Anda terapkan adalah bertindak berdasarkan prinsip toleransi dan pengabaian. Prinsip ini merupakan pendukung yang diperlukan untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain secara baik dan benar. Anda perlu memiliki pola pikir dengan mengusahakan membina hubungan kerjasama mutualisma yang saling menyenangkan, yaitu dengan mengutamakan hal-hal yang dapat menarik minat bersama, tidak melupakan kepentingan sendiri, tidak berbicara dan bertingkah laku secara otoritatif, tidak terlalu banyak berbicara, serta berusaha menjadi pendengar yang baik. Perlu diingat bahwa hubungan baik tidak dapat tercapai melalui toleransi berlebihan. Sebaliknya, apabila Anda bertemu dengan orang-orang yang menganggu ketenteraman Anda, maka Anda perlu mempergunakan prinsip pengabaian. Anda tidak perlu membiarkan kekasaran atau ketidaksopanan orang-orang tersebut menjengkelkan Anda. Jangan pula membiarkan mereka menarik Anda dalam suatu adu argumentasi yang tidak pada tempatnya. Berusahalah agar tidak melihat atau mendengar hal-hal yang tidak Anda sukai yang mereka perlihatkan di depan Anda. Dengan kekuatan yang ada Anda dapat selalu memperhatikan dan diperhatikan lingkungan sekitar Anda beserta orang-orang yang ada di dalamnya. Dalam artian, Anda mampu untuk mendengarkan orang-orang lain dan peduli terhadap keberadaan mereka. Semua itu dapat dicapai lebih jauh dengan menerapkan teknik tune them in. Kepedulian Anda terhadap orang banyak dapat mendatangkan keuntungan, yaitu bahwa Anda dan orang lain mempunyai keterikatan rasional dan keterikatan emosional, yang tidak hanya berkaitan dengan hal-hal yang terjadi di dalam lingkungan kerja. Dari sini Anda dapat membuat orang lain mau melakukan sesuatu untuk Anda dan selalu mengikuti Anda.
|
|