logo
  
   

.: PUBLICATIONS :.

Articles
Brand & Marketing
Balance Scorecard
Career
Corporate Identity
Corporate Culture
Family Business
Holding
Human Resources
Leadership
Oil & Gas
Organization Development
Quality
Soft Skill
Strategy
Others



FORUM DAN KARIR
A.B. Susanto*


Karir acap kali menuntut dua hal  :  kompetensi  dan bagaimana menunjukkan  kompetensi itu. Kompetensi akan menjadi mutiara yang terbungkus tiram, jika “pemiliknya”  tidak mendapat exposure yang cukup.  Salah satu yang terpenting untuk mendapat exposure adalah ketika “pemiliknya” berbicara di depan forum. 

Banyak orang yang sebenarnya memiliki kompetensi yang tinggi, tapi karena kemampuannya berbicara di depan forum yang kurang memadai, karirnya menjadi terhambat. Sebaliknya orang yang sebenarnya kompetensinya tidak istimewa, tetapi karena kemampuannya dalam ‘”menjual” gagasan-gagasannya di dalam sebuah forum, karirnya melejit dengan pesat.  Kemampuan berbicara di depan forum merupakan jembatan untuk mendapatkan karir yang lebih tinggi.  

Metode SPEAK

Metoda  'SPEAK' akan membantu Anda  tampil secara cemerlang sebagai pembicara di hadapan audiens. Anda dapat mempergunakannya dengan mengembangkan pembicaraan berdasarkan unsur-unsur yang terdiri atas Sincerity, Practice, Enthusiasm, Ability, dan Knowledge.

Sebelum tampil di depan forum, sebaiknya  Anda membuat persiapan. Tulislah apa saja yang ingin dikatakan dalam suatu bentuk tulisan yang benar-benar disukai. Mungkin dalam suatu bentuk tulisan panjang. Atau  hanya membuat catatan kecil yang berisi point-point penting yang akan Anda jabarkan lebih lanjut. Bacalah tulisan itu kata demi kata berulang kali hingga  menguasai keseluruhan isi tulisan. Bukan berarti harus menghafal, melainkan agar dapat  menyerap esensi tulisan tersebut. Kemudian  membuat pem-fokus-an pada hal-hal yang betul-betul Anda pahami saja. Pemfokusan itu kemudian dikaitkan dengan topik pembicaraan yang benar-benar sesuai dengan audiens. Kemukakanlah hal itu secara menarik melalui gaya bicara yang paling sesuai untuk Anda bawakan.

Hal yang dapat mendukung Anda untuk mampu tampil sebagai pembicara sukses adalah berbicara dengan penuh ketulusan (Sincerity), yaitu  apa yang dibicarakan benar-benar muncul dari dasar hati terdalam.  Ketulusan membuat kita mampu secara alamiah tampil penuh percaya diri dalam sikap yang menyenangkan.

Berbicara berdasarkan kandungan pengetahuan sendiri merupakan cara terbaik untuk tampil sukses sebagai pembicara publik. Kata-kata dapat meluncur lancar, tanpa dibuat-buat. Biarkan pikiran bekerja aktif, supaya pada waktu berbicara pikiran dapat secara berkesinambungan mengolah dan mengembangkan pengetahuan yang sudah ada berdasarkan respon dari audiens dan hal-hal yang diperoleh dari luar diri Anda sendiri.

Audiens akan semakin antusias memperhatikan pembicaraan  dan dengan mudah memahaminya pula apabila Anda dapat mengemukakan isi pembicaraan dalam suatu struktur yang sistematis. Pertama-tama berilah penjelasan singkat kepada audiens menyangkut point-point apa saja yang akan dibicarakan. Dengan cara ini Anda dapat dengan mudah menggiring audiens untuk memasuki keseluruhan isi pembicaraan. Cara ini memudahkan Anda berbicara secara kronologis penuh daya pikat. Pada bagian akhir rangkumkanlah keseluruhan pembicaraan dalam suatu resume dengan gaya pengungkapan yang sedikit berbeda.

Gunakanlah kata-kata yang mudah dipahami, tidak bertele-tele, dan terfokus pada topik pembicaraan. Pembicaraan di depan forum akan menimbulkan kesan tersendiri apabila Anda membawakannya dengan cara Anda sendiri. Gunakan kata-kata, struktur kalimat, gaya bercerita, kutipan, dan anekdot-anekdot dengan gaya khas Anda sendiri. Anda dapat mengemukakan pengalaman sendiri yang relevan dengan topik pembicaraan.

Kadang-kadang, walaupun sudah mengadakan persiapan semaksimal mungkin, kita bisa saja tetap grogi sebelum tampil.  Demam panggung adalah hal yang wajar dan positif, karena hal itu menunjukkan kita ingin melakukan pekerjaan yang baik. Jangan memperlihatkan sikap yang kurang menyenangkan sebagai akibat kegugupan Anda karena sangat  mempengaruhi citra diri Anda secara keseluruhan. Cara terbaik untuk mengendalikan kegugupan adalah mengatur pernafasan yang akan membuat Anda tenang kembali. Anda dapat menekan jari-jari kaki Anda pada lantai, yang berguna untuk menghilangkan kegemetaran Anda.

Pada waktu mulai berbicara perlihatkan teknik berbicara yang  memikat. Penampilan awal merupakan penentu keberhasilan keseluruhan pembicaraan, karena pada saat itulah audiens betul-betul mencurahkan seluruh perhatian pada Anda. Anda harus mampu memanfaatkan menit-menit awal ini secara optimal dengan memperlihatkan kemampuan secara prima.  Audiens akan menilai dengan penuh perhatian seberapa jauh kompetensi dan pengalaman Anda menyangkut topik yang akan dibicarakan, serta sejauh mana kemampuan Anda untuk dapat tampil sebagai pembicara publik yang baik.

Imajinasi
Anda dapat melengkapi diri dengan berbagai peristiwa aktual, kejadian penting, dan cerita-cerita menarik.  Anda dapat memanfaatkan  semua hal tersebut dan menjadikannya sebagai imajinasi untuk membuat pembicaraan lebih segar dan menarik. Anda tidak tampak mendikte audiens melainkan menuntun audiens untuk berpikir sendiri.
Selain itu imajinasi Anda yang diungkapkan dengan ilustrasi akan memudahkan audiens agar lebih memahami isi pembicaraan. Hal itu lebih mudah diterima daripada analisis berkepanjangan yang membutuhkan penelaahan serius. Imajinasi  yang bersumber pada hal-hal yang faktual akan membuat audiens mengidentifikasikan pembicaraan Anda dengan hal-hal yang mereka alami, sehingga mereka mudah memahaminya.

Audience Analysis
Pembicaraan di depan forum menekankan pentingnya mengetahui latar belakang audiens yang Anda hadapi. Anda perlu mengetahui, termasuk dalam kelompok usia berapakah mereka itu, bagaimana status sosial mereka, apa saja yang menjadi kebiasaan mereka, mengapa mereka hadir pada acara itu, dan sebagainya. Hal-hal tersebut sangat diperlukan agar audiens betul-betul terlibat dengan bahan pembicaraan Anda.  Sasaran yang ingin dicapai adalah selalu dapat memberi bermacam-macam ilustrasi berdasarkan latar belakang masing-masing peserta. Cara itu tentu saja membuat mereka merasa juga diperhatikan dan selanjutnya mereka akan mau terlibat dengan memberi komentar.

            Mengapa Anda harus memperhatikan audiens?  Anda harus memandang mereka jauh lebih penting daripada diri Anda sendiri. Pandangan demikian akan membuat Anda mampu memperlihatkan sikap hormat terhadap mereka. Anda mampu berbicara penuh ketulusan (sincerity) dan antusias (enthusiasm) untuk mengungkapkan kemampuan dan pengetahuan (ability and knowledge) yang Anda miliki. Pembicaraan harus lebih berfokus pada kepentingan dan kebutuhan mereka, sehingga dapat memberikan masukan penting bagi mereka.

Untuk lebih memperbesar keyakinan audiens terhadap hal-hal yang dibicarakan, Anda harus berbicara dengan penuh antusias. Selain itu, Anda harus memperhatikan bahasa tubuh yang mereka perlihatkan. Apabila mereka memperlihatkan ekspresi wajah yang mengisyaratkan minat, Anda dapat meneruskan pembicaraan. Tetapi apabila mereka memperlihatkan ekspresi wajah dan gerak tubuh yang mengisyaratkan adanya kebingungan maka sebaiknya Anda menghentikan pembicaraan dan memberi kesempatan kepada mereka untuk bertanya.

Anda pun dapat mengetahui apakah mereka setuju atau tidak dengan pembicaraan Anda. Pengetahuan Anda tentang bahasa tubuh ini sangatlah penting untuk mengatur irama pembicaraan. Anda tahu kapan harus berhenti sejenak untuk memberi kesempatan audiens berkomentar, dan kapan mengakhiri sama sekali pembicaraan Anda.

Kemampuan Anda dalam berbicara di depan forum akan sangat memabntu kemajuan karir Anda. Asahlah kemampuan ini. Semakin tinggi jenjang karir, tuntutan berbicara di depan forum kecil maupun forum besar akan semakin tinggi. <BISNIS INDONESIA>