|
||||||
.: PUBLICATIONS :. Articles |
Memenuhi undangan SWA, saya ingin membagi pengetahuan dan pengalaman mengenai seluk-beluk perhiasaan, terutama berlian. Keindahan berlian menyedot minat saya, di luar bidang manajemen yang biasanya saya geluti. Minat yang besar dalam bidang yang satu ini, bahkan menuntun saya mengikuti pendidikan di Gemmological Institute of Idar Oberstain, Jerman dan menjadi konsultan DeBeers serta beberapa industri perhiasaan emas dan berlian utama di Indonesia. Jika Anda membeli perhiasan berlian, Anda akan dihadapkan pada suatu pilihan: sebuah perhiasan yang bertahtakan berlian atau sebuah berlian lepas yang ukurannya cukup memadai. Kalau saya boleh memberikan saran, belilah berlian atau perhiasan berlian pada saat Anda sedang mengalami suatu peristiwa penting dalam hidup Anda, seperti umpamanya ulang tahun, kenaikan pangkat, tanda keberhasilan, pencapaian milestone tertentu dalam hidup dan peristiwa lainnya yang Anda anggap sebagai kejadian yang bermakna dalam hidup Anda. Walaupun hal tersebut tidak selalu menjadi patokan dalam membeli berlian. Mungkin saja Anda membelinya bukan untuk suatu alasan tertentu, tetapi lebih karena “menyukainya” dan kebetulan Anda mempunyai dana yang memadai. Selain faktor yang melatarbelakangi Anda membeli berlian atau perhiasaan berlian, Anda juga perlu memperhatikan desain yang sesuai dengan tujuan dibelinya perhiasan tersebut. Apakah untuk kegiatan sehari-hari yang berfungsi lebih sebagai pemanis ? Atau untuk suatu “special occassion” seperti pesta “mantu”, wedding anniversary, gathering dan sejenisnya ? Pertimbangan lain yang tak boleh terlewatkan adalah profesi yang Anda tekuni, apakah Anda seorang Eksekutif, Dosen, Birokrat atau Aktris. Kesemuanya mempengaruhi desain yang sesuai untuk Anda, apakah desain yang bergaya konservatif, elegan atau kontemporer. Yang juga perlu diingat adalah motif dalam membeli perhiasan berlian. Motif yang ‘sehat’ adalah tidak untuk dijual kembali. Karena sebenarnya motif investasi atau tabungan berbeda antara logam mulia emas dengan berlian lepas, oleh karenanya dirasakan kurang sesuai jika investasi dikaitkan dengan pembelian berlian. Karena desain berlian biasanya rumit dan biaya pembuatannya juga mahal. Penjualan kembali perhiasaan berlian ini dianggap kurang tepat, karena perhiasaan yang (maaf) sudah bekas terpaksa harus di-recycle kembali rangkanya. Sedang berlian tetap dapat digunakan.Sehingga jika perhiasaan berlian dijual kembali nilainya akan berkurang secara signifikan. Jika Anda menginginkan investasi, di samping keinginan untuk memiliki dan ‘memakai’ perhiasaan berlian, maka saya anjurkan Anda memilih berlian lepas yang ukurannya cukup besar. Untuk keperluan ini sebaiknya Anda harus pergi ke tempat pembelian atau orang yang Anda percayai. Tentu saja tempat pembelian atau orang tersebut harus mempunyai integritas, sekaligus pengetahuan yang baik mengenai seluk beluk berlian. Inilah yang dikatakan sebagai “C” yang kelima dalam perbincangan seputar berlian, yaitu “Confidence”. Seperti yang telah disosialisasikan selama ini, keempat kriteria lainnya adalah 4C, sebagai patokan untuk menilai sebuah perhiasaan berlian yaitu:
Jika tujuan Anda membeli berlian atau perhiasaan berlian semata-mata untuk kepemilikan dan investasi, saya cenderung memilih perhiasaan berlian dengan kualitas tinggi sampai dengan tinggi sekali. Karena seiring perjalanan waktu nilai perhiasan berlian yang tergolong dalam kategori ini semakin meningkat. Tetapi jika tujuannya adalah untuk dipakai, maka berlian ukuran besar dengan tingkat “Clarity” yang tidak terlampau tinggi yaitu berkisar antara SI atau I sudah cukup baik. Sementara jika untuk keperluan investasi IF, FI atau VVS akan cukup memadai. Demikian pula dengan “Colour” atau warna, kalau untuk investasi murni saya cenderung menyarankan D,E dan F. Jika Anda membeli berlian atau perhiasaan berlian lebih untuk dipakai maka tingkat G dan H sudah cukup memadai, bahkan yang tingkat lebih bawah sedikit masih dapat ditoleransi. Di negara yang sedang berkembang, sering beredar warna-warna yang populer di luar fancy colour. Misalnya dengan bias warna biru atau pink alamiah. Perlu dicatat bahwa berlian dengan efflorensensi akan memberikan warna yang terkesan biru di bawah sinar ultraviolet , sehingga sering dirancukan dengan berlian yang mempunyai warna biru alamiah. Padahal berlian efflorensensi harganya tidak semahal seperti berlian dengan warna bias biru alamiah. Selain Clarity dan Colour, yang tidak kalah pentingnya adalah memperhatikan apa yang disebut dengan “Cut” atau irisan, karena irisan ini akan berpengaruh pada permainan cahaya dari batu berlian. Secara umum saya menyarankan untuk memperhatikan aspek proporsi seperti rasio antara bagian atas dan bagian bawah, besar ‘meja’, serta presisi dan kerapihan hasil irisan yang ada. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah melihat irisan dari kualitas bagian pinggang berlian. C yang terakhir adalah “Carat”, yang sering disosialisasikan dengan ukuran berat dan indikasi besarnya sebuah berlian. Hal ini sangat tergantung pada keinginan kita untuk membeli atau untuk mengoleksi, dan tentu saja harus disesuaikan dengan dana yang tersedia. Jika dana Anda cukup longgar, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli berlian atau perhiasaan berlian yang ukurannya berkisar antara 2 karat atau lebih. Karena selain ukurannya cukup memadai, tetapi juga nilainya terutama untuk kualitas tinggi akan terus meningkat. Sedangkan mengenai bentuk, apakah itu bentuk bundar cemerlang, jantung hati, pear, emerald ataupun princess dan masih banyak lagi yang lain, sangat tergantung pada keinginan hati dan selera terhadap shape yang sifatnya relatif dan individual. Walaupun demikian bentuk berlian yang paling populer sekarang ini adalah berlian dengan bentuk bulat. Nah, itulah beberapa masukan yang ingin saya berikan kepada para pembaca. Kiranya dapat bermanfaat pada saat Anda memutuskan untuk membeli berlian atau perhiasaan berlian. Nikmati keindahan berlian dan perhiasaan berlian Anda. Bukan hanya penampilan yang berkilau yang layak Anda nikmati, tetapi juga prestise yang menyertainya. Selamat berkilau! <SWA>
|
|